Pantau Pantai Panjang, Sekda Pastikan Berwisata Aman Covid-19


OKEBENGKULU – Sudah seperti tradisi dari masyarakat berbagai kalangan jika libur lebaran menjadi momentum untuk jalan-jalan bersama keluarga atau teman. Tak ayal, hal tersebut membuat setiap objek wisata menjadi ramai dan sangat rentan terjadinya kerumunan. Untuk mencegah hal itulah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melakukan upaya antisipasi guna meminimalisir terjadinya penyebaran wabah covid-19.

Di Kota Bengkulu sendiri terdapat beberapa objek wisata yang setiap momentum libur selalu ramai dikunjungi masyarakat. Adalah Pantai Panjang, Pantai Jakat, maupun kawasan Tapak Paderi serta Benteng Marlborought. Untuk itulah, Pemerintah Daerah (Pemda) secara rutin mengingatkan masyarakat secara langsung untuk selalu taat dan patuh untuk menerapkan prokes.

Bacaan Lainnya

Seperti yang dilakukan pada Sabtu (15/5), Pemkot Bengkulu melalui Sekda Kota, Arif Gunadi serta bersama beberapa pejabat Pemkot lainnya yakni Asisten I, Asisten III, Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Kepala BPBD, Kadis Sosial, Kadis Perhubungan, Kadis Damkar dan Kadis PUPR memantau secara langsung kondisi di kawasan Pantai Panjang. Mereka ingin memastikan jika masyarakat yang sedang berkunjung menikmati panorama wisata pantai tersebut mematuhi protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker dan tidak berkerumun.

Arif Gunadi pada kesempatan itu mengingatkan petugas posko yang berjaga di lokasi untuk senantiasa memberikan imbauan kepada pengunjung pantai untuk selalu mematuhi prokes. Menurutnya, hingga saat ini pandemi covid-19 masih belum berakhir dan masyarakat diminta untuk tidak lengah mematuhi prokes tersebut.

Menurutnya, jangan sampai nantinya terjadi kluster baru dari pengunjung yang berwisata ke Pantai Panjang. “Tolong para pengunjung mematuhi prokes, karena pendemi ini belum berakhir. Jangan lalai, jangan sampai ada timbulnya cluster baru dari para pengujung yang berwisata di kawasan pantai panjang,” sampai Arif Gunadi.

Pada momen lebaran Idul Fitri kali ini, Pemkot Bengkulu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus siap siaga mengawasi dan mengamankan para pengunjung yang hendak berwisata ke kawasan pantai panjang. Salah satu upaya pengawasan tersebut ialah pendirian posko dan menurunkan beberapa personil untuk berjaga sekitar kawasan pantai panjang. Pengawasan ini berbentuk imbauan dan memantau para pengunjung selain untuk mematuhi prokes, juga agar tidak berenang disekitar kawasan tersebut karena sangat berbahaya, bahkan setiap tahunnya selalu memakan korban. “Semua persiapan harus dipastikan seperti perahu karet dan perlengkapan lainnya, para personil juga terus diberi semangat agar menjalankan tugas dengan baik dan benar. Apabila ada pengunjung imbau mereka agar tidak terlalu jauh berenang atau main ke tengah laut,” jelas Arif.

Arif juga menegaskan kepada personil agar ekstra menjaga dan memantau para pengunjung agar tetap aman saat berwisata ke pantai panjang. “Harus ekstra karena tentu akan banyak pengujung. Jangan sampai para pengujung yang niatnya berwisata malah jadi petaka. Jangan sampai lalai, terus imbau pengunjung agar tidak terlalu ke tengah,” demikian Arif. (Hasrul)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *