Akomodir Warga Pulang dari Kebun, Vaksinasi Digelar Malam Hari

OKEBENGKULU – Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, melakukan upaya percepatan vaksinasi Covid-19 dengan cara menggelar vaksinasi malam hari bagi warga di desa yang tersebar di 15 kecamatan di daerah ini.

“Kami memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19 di malam hari karena banyak warga terutama laki-laki yang tidak mengikuti vaksinasi karena bekerja di kebun dan baru pulang sore hingga malam hari,” kata Bupati Mukomuko Sapuan di Mukomuko.

Ia mengatakan hal itu menindaklanjuti instruksi bersama pemerintah setempat dengan pemangku kepentingan dan forum koordinasi pimpinan daerah untuk melakukan serbuan vaksinasi di seluruh desa daerah ini.

Ia mengatakan dengan adanya instruksi bersama ini antara kejari, kodim, polres, pemerintah daerah setempat bersama dengan pemangku kepentingan dan forum koordinasi pimpinan daerah melakukan serbuan vaksinasi pada malam hari.

Pemerintah daerah setempat selain memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19 di 17 puskesmas di daerah ini, juga akan memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19 dimalam hari.

Pihaknya akan membuat jadwal bagi setiap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19 dan bersama-sama dengan kejari, kodim, dan polres melakukan serbuan vaksinasi Covid-19 di desa mulai dari pagi hingga malam hari.

Ia optimistis 70 persen dari sebanyak 142.831 warga yang menjadi sasaran vaksinasi di daerah ini sudah divaksinasi COVID-19 hingga akhir Desember 2021.

“Kalau berdasarkan data NIK, cakupan vaksinasi COVID-19 di daerah sudah mencapai 65 persen, namun data dari KPCPEN cakupan vaksinasi sekitar 58 persen, untuk mencapai 70 persen masih ada 16 ribu warga yang belum divaksin,” ujarnya.

Pihaknya akan mengerahkan seluruh OPD untuk melakukan serbuan vaksinasi Covid-19 di seluruh desa dan kelurahan yang tersebar di 15 kecamatan di daerah ini.(eki)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *